El Clasico/ dok.adoncapruk
Panasnya rivalitas El Clasico tak hanya dirasakan di Spanyol. Di belahan bumi lain, tepatnya Angola, seorang anak bahkan sampai tega membunuh ayah kandungnya gara-gara berdebat soal laga antara Real Madrid kontra Barcelona itu.
Laga El Clasico memang baru akan digelar Sabtu (10/12) ini. Namun panasnya rivalitas sudah terasa sejak beberapa hari, bahkan sepekan sebelum duel tersebut. Bahkan, di Angola, rivalitas tersebut pun harus berujung maut.
Sorang pemuda berusia 17 tahun asal Angola dilaporkan bertengkar hebat dengan ayahnya usai perdebatan mengenai laga El Clasico dan musik Angola. Pertengkaran antara keduanya pun kian sengit, hingga diakhiri tewasnya sang ayah (48 tahun) akibat terjangan peluru panas.
"Hal itu membuat keduanya lepas kendali. Mereka mulai bertengkar hebat. Dan, anak muda itu mengambil senjata yang terletak beberapa meter di sekitar rumah, dan menembak ayahnya sebanyak dua kali," beber Carlos Andre, petugas kepolisian yang bertugas menginvestigasi tindak kriminal di Angola, seperti dilansir kantor berita Angola, Angop .
Pihak kepolisian juga menyebut, sang ayah langsung tewas di tempat kejadian. Sementara sang anak masih dalam buron setelah melarikan diri bersama barang bukti berupa senjata api, setelah peristiwa itu. Belum diketahui pula siapa di antara ayah dan anak itu yang mendukung Real Madrid atau Barcelona.
by duniasoccer.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar