Sabtu, 10 Desember 2011

real madrid vs barcelona



El Clasico: Dua Joker Baru Serbabisa

Cecs Fabregas/Getty Images
Cecs Fabregas/adoncapruk images
Meski memiliki perbedaan fungsi, ada satu kesamaan yang dimiliki Francesc Fabregas dan Fabio Coentrao. Mereka sama-sama serbabisa alias mampu bermain di pelbagai posisi. Sepanjang musim ini, mereka pun telah diturunkan di beberapa posisi berbeda.
Dalam sepuluh kesempatan turun sebagai starter El Barca di Liga BBVA dan Liga Champions, Fabregas tercatat telah memainkan lima posisi di tengah dan depan. Tersering, dia bermain sebagai MC (Midfielder – Centre) . Namun, belakangan, dia justru kerap diturunkan di AMC (Attacking Midfielder – Centre)  dan penyerang sayap.
Sementara itu, dalam delapan laga sebagai pemain inti, Coentrao telah melakoni tiga posisi. Semuanya berkisar di kiri dan tengah, yakni bek kiri, gelandang bertahan, dan gelandang kiri. Toh, dia cenderung ditempatkan sebagai komponen pertahanan. Buktinya, hanya sekali Mou menurunkan Coentrao sebagai gelandang kiri.
Menilik frekuensi posisi yang ditempati, sebenarnya kemungkinan bentrokan langsung antara Cesc dan Coentrao terbilang besar. Soalnya, daerah operasi keduanya bertolak belakang. Coentrao bergerak di tengah dan kiri, Cesc cenderung bergerak di tengah dan kanan.
Akan tetapi, jika menilik tren belakangan ini, peluang bentrokan langsung justru mengecil. Bukan apa-apa, Fabregas cenderung ditempatkan sebagai AMC (Attacking Midfielder – Centre) , sedangkan Coentrao lebih sering mengisi slot bek kiri

El Clasico: Adu Produktivitas Gol

Ronaldo dan Messi/Getty Images
Ronaldo dan Messi/adoncapruk Images
Tanpa mengurangi kelayakan tim lain, Real Madrid dan Barcelona memang pantas disebut sebagai tim terbaik di Liga BBVA. El Real dan El Barca memiliki syarat mutlak berupa kelebihan teknis yang tak dimiliki tim lain.
Kelebihan teknis El Real dan Blaugrana terletak pada sisi yang sama, yakni sektor penyerangan. Tengok saja jumlah gol yang telah dibuat kedua tim di Liga BBVA sejauh ini. Di saat jumlah gol klub-klub lain masih berada di angka 20-an, El Barca yang telah memainkan 14 laga sudah menceploskan gol sebanyak 42 kali. El Real lebih hebat lagi. Hanya dari 13 kali main, Cristiano Ronaldo cs sudah mencetak 46 gol. Separti apa dan bagaimana cara mereka mencetak gol? Simak ulasan berikut. (Hilman)
Lini Penyumbang Gol
Gelandang Kontra Striker
Terlepas dari kehebatan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, setidaknya ada lebih dari 10 pemain lain yang telah menyumbangkan kontribusinya buat El Real dan El Barca dalam mencetak gol.
Dari Barcelona, sektor gelandang menjadi tumpuan. Dari 42 gol El Barca musim ini, 14 diantaranya dihasilkan oleh pemain dari lini kedua. Sementara itu, El Real sangat kuat di posisi striker. Di bawah Ronaldo yang telah mengemas 16 gol, ada duet striker, Gonzalo Higuain dan Karim Benzema dengan koleksi 12 dan tujuh gol.
Real Madrid
Defender
Sergio Ramos: 1
Raphael Varane : 1
Pepe : 1
Marcelo : 1
Gelandang 
Cristiano Ronaldo: 16
Xabi Alonso : 1
Angel Di Maria : 2
Kaka: 3
Jose Callejon : 1
Striker
Gonzalo Higuain: 12
Karim Benzema: 7
Barcelona
Defender
Adriano: 1
Carles Puyol: 1
Gerard Pique: 1
Gelandang
Xavi Hernandez: 4
Cesc Fabregas: 5
Alexis Sanchez: 3
Thiago Alcantara: 1
Striker
David Villa: 5
Isaac Cuenca: 1
Lionel Messi: 16
Pedro: 1
Menit Terjadi Gol
El Barca Manfaatkan Kelengahan
Awal dan akhir pertandingan dianggap sebagai waktu krusial. Pada saat itu, kesalahan-kesalahan elementer kerap terjadi lantaran konsentrasi pemain tidak dalam kondisi 100 persen. Dibanding Madrid, Barcelona lebih tahu cara memanfaatkan momentum itu. Hal itu terlihat dari cara mereka mencetak gol.
Dari 42 gol yang telah diciptakan Lionel Messi cs, 42 persen atau 18 gol diantaranya dihasilkan pada 10 menit pertama dan 10 menit menjelang laga berakhir. El Real berbeda. Ketangguhan Karim Benzema justru baru muncul saat pertandingan memasuki menit ke-60 hingga ke-75. Pada saat itu, El Real berhasil menceploskan 12 gol.
Menit Gol Real Madrid
0-15 : 5
15-30: 7
30-35: 7
45-60: 7
60-75: 12
75-90: 8
Menit Gol Barcelona
0-15 : 9
15-30: 7
30-35: 8
45-60: 7
60-75: 2
75-90: 9
Cara Mencetak Gol
El Real Lebih Bervariasi
Barcelona boleh saja disebut sebagai tim dengan kemampuan menyerang terbaik di dunia. Namun jika indikatornya adalah jumlah gol serta variasi serangan, El Barca sejatinya tidak lebih baik dari Real Madrid.
Ketimbang El Barca, El Real lebih piawai memanfaatkan peluang yang ada. Baik itu dari open play, set piece,  hingga penalti mampu dituntaskan menjadi gol. Hal itu pun berbanding lurus dengan proses terciptanya gol. Karena punya kemampuan duel udara yang baik, Cristiano Ronaldo cs sejauh ini telah mencetak lima gol lewat tandukan kepala. Sedangkan Barcelona, baru mengemas empat gol.
Proses Mencetak Gol
Real Madrid
Kaki : 35
Kepala: 5
Penalti : 6
Open play: 25
Set piece : 6
Barcelona
Kaki : 33
Kepala: 4
Penalti : 2
Open play: 34
Set piece : 4
Bunuh diri : 3

by duniasoccer.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AB aquarium